Blog Archive

About Me

Foto saya
sehubungan Dengan Kepentingan sekolah saya membuat blog ini untuk membuat tugas sekolah dan sekedar nulis artikel......semoga bermanfat untuk saya dan untuk semua orang..... From: Denny Shine

Followers

Labels

YM-aN Nyuuuk

TuKer Link YuUk

BannerFans.com
Tampilkan postingan dengan label Tugas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas. Tampilkan semua postingan

Seputar DNS

Diposting oleh Denny Shine On 11.43 0 komentar

Sejarah singkat DNS

Penggunaan nama sebagai pengabstraksi alamat mesin di sebuah jaringan komputer yang lebih dikenal oleh manusia mengalahkan TCP/IP, dan kembali ke zaman ARPAnet. Dahulu, setiap komputer di jaringan komputer menggunakan file HOSTS.TXT dari SRI (sekarang SIR International), yang memetakan sebuah alamat ke sebuah nama (secara teknis, file ini masih ada - sebagian besar sistem operasi modern menggunakannya baik secara baku maupun melalui konfigurasi, dapat melihat Hosts file untuk menyamakan sebuah nama host menjadi sebuah alamat IP sebelum melakukan pencarian via DNS). Namun, sistem tersebut diatas mewarisi beberapa keterbatasan yang mencolok dari sisi prasyarat, setiap saat sebuah alamat komputer berubah, setiap sistem yang hendak berhubungan dengan komputer tersebut harus melakukan update terhadap file Hosts.

Dengan berkembangnya jaringan komputer, membutuhkan sistem yang bisa dikembangkan: sebuah sistem yang bisa mengganti alamat host hanya di satu tempat, host lain akan mempelajari perubaha tersebut secara dinamis. Inilah DNS.

Paul Mockapetris menemukan DNS di tahun 1983; spesifikasi asli muncul di RFC 882 dan 883. Tahun 1987, penerbitan RFC 1034 dan RFC 1035 membuat update terhadap spesifikasi DNS. Hal ini membuat RFC 882 dan RFC 883 tidak berlaku lagi. Beberapa RFC terkini telah memproposikan beberapa tambahan dari protokol inti DNS.

DNS (Domain Name System, bahasa Indonesia: Sistem Penamaan Domain) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surat elektronik (email) untuk setiap domain.

DNS menyediakan servis yang cukup penting untuk Internet, bilamana perangkat keras komputer dan jaringan bekerja dengan alamat IP untuk mengerjakan tugas seperti pengalamatan dan penjaluran (routing), manusia pada umumnya lebih memilih untuk menggunakan nama host dan nama domain, contohnya adalah penunjukan sumber universal (URL) dan alamat e-mail. DNS menghubungkan kebutuhan ini.



Jenis-jenis catatan DNS

Beberapa kelompok penting dari data yang disimpan di dalam DNS adalah sebagai berikut:

  • A record atau catatan alamat memetakan sebuah nama host ke alamat IP 32-bit (untuk IPv4).

  • AAAA record atau catatan alamat IPv6 memetakan sebuah nama host ke alamat IP 128-bit (untuk IPv6).

  • CNAME record atau catatan nama kanonik membuat alias untuk nama domain. Domain yang di-alias-kan memiliki seluruh subdomain dan rekod DNS seperti aslinya.

  • [MX record]]' atau catatan pertukaran surat memetakan sebuah nama domain ke dalam daftar mail exchange server untuk domain tersebut.

  • PTR record atau catatan penunjuk memetakan sebuah nama host ke nama kanonik untuk host tersebut. Pembuatan rekod PTR untuk sebuah nama host di dalam domain in-addr.arpa yang mewakili sebuah alamat IP menerapkan pencarian balik DNS (reverse DNS lookup) untuk alamat tersebut. Contohnya (saat penulisan / penerjemahan artikel ini), www.icann.net memiliki alamat IP 192.0.34.164, tetapi sebuah rekod PTR memetakan ,,164.34.0.192.in-addr.arpa ke nama kanoniknya: referrals.icann.org.

  • NS record atau catatan server nama memetakan sebuah nama domain ke dalam satu daftar dari server DNS untuk domain tersebut. Pewakilan bergantung kepada rekod NS.

  • SOA record atau catatan otoritas awal (Start of Authority) mengacu server DNS yang mengediakan otorisasi informasi tentang sebuah domain Internet.

  • SRV record adalah catatan lokasi secara umum.

  • Catatan TXT mengijinkan administrator untuk memasukan data acak ke dalam catatan DNS; catatan ini juga digunakan di spesifikasi Sender Policy Framework.

Jenis catatan lainnya semata-mata untuk penyediaan informasi (contohnya, catatan LOC memberikan letak lokasi fisik dari sebuah host, atau data ujicoba (misalkan, catatan WKS memberikan sebuah daftar dari server yang memberikan servis yang dikenal (well-known service) seperti HTTP atau POP3 untuk sebuah domain.

Badan Pengatur IP international

Saat ini, sudah ada lima organisasi yang bertindak sebagai RIR, yaitu APNIC (mengurusi regional Asia/Pasifik), ARIN (regional Amerika utara dan Afrika bagian Selatan), LACNIC (regional Amerika Latin dan Kepulauan Karibia), AfriNIC (regional Afrika), dan RIPE (regional Eropa dan area sekitarnya). Kelima RIR inilah yang bertindak sebagai distributor alamat IP ke pengguna di seluruh dunia. Mereka juga menyimpan database informasi seluruh penggunanya untuk masing-masing region. Selain itu, mereka juga berhak menentukan peraturan-peraturan mengenai penggunaan IP di regionnya.
Semua RIR ini biasanya mempunyai perwakilan lagi di masing-masing negara. Misalnya, di Indonesia diwakili oleh organisasi APJII (Asosiasi Penye-lenggara Jasa Internet Indonesia). Jadi jika ingin memiliki alamat IP sendiri, Anda bisa mengurusnya ke perwakilan RIR terdekat, namun dengan syarat-syarat yang sudah terpenuhi.





Category : | Read More...... edit post

Data Terminal Equipment (DTE)

Diposting oleh Denny Shine On 09.46 0 komentar

Data Terminal Equipment (DTE) adalah instrumen akhir yang mengubah informasi pengguna ke reconverts sinyal atau sinyal yang diterima. Ini juga dapat disebut ekor sirkuit. Sebuah perangkat DTE berkomunikasi dengan data circuit-terminating equipment (DCE). The DTE / DCE klasifikasi ini diperkenalkan oleh IBM.

Dua jenis perangkat diasumsikan pada masing-masing ujung kabel yang saling berhubungan untuk kasus hanya menambahkan DTE ke topologi (misalnya ke sebuah hub, DCE), yang juga membawa kasus sepele yang kurang interkoneksi perangkat dari jenis yang sama: DTE -DTE atau DCE-DCE. Kasus-kasus seperti perlu kabel crossover, seperti untuk Ethernet atau null modem untuk RS-232.

Sebuah DTE adalah unit fungsional stasiun data yang berfungsi sebagai sumber data atau data yang tenggelam dan menyediakan komunikasi data fungsi kontrol harus dilakukan sesuai dengan protokol link.

Peralatan terminal data mungkin satu peralatan atau subsistem yang saling terkait dari berbagai potongan-potongan peralatan yang melakukan semua fungsi yang diperlukan yang diperlukan untuk mengizinkan pengguna untuk berkomunikasi. Seorang pengguna berinteraksi dengan DTE (misalnya melalui antarmuka mesin-manusia), atau mungkin DTE pengguna.

Biasanya, perangkat DTE terminal (atau komputer meniru terminal), dan DCE adalah modem.

DTE biasanya konektor laki-laki dan DCE adalah konektor perempuan.

Sebagai aturan umum, bahwa perangkat DCE menyediakan sinyal clock (internal clocking) dan mensinkronisasi perangkat DTE pada jam yang disediakan (clocking eksternal). D-sub konektor mengikuti peraturan lain untuk pin penugasan.

* 25 pin DTE perangkat transmisi pada pin 2 dan terima pada pin 3.
* 25 pin DCE perangkat transmisi pada pin 3 dan terima pada pin 2.
* 9 pin DTE perangkat transmisi pada pin 3 dan terima pada pin 2.
* 9 pin DCE perangkat transmisi pada pin 2 dan terima pada pin 3.

Istilah ini juga umumnya digunakan dalam peralatan Cisco Telco dan konteks untuk menunjukkan suatu perangkat [klarifikasi diperlukan] tidak dapat menghasilkan sinyal clock, maka PC ke PC koneksi Ethernet juga dapat disebut DTE DTE ke komunikasi. Komunikasi ini dilakukan melalui kabel "crossover Ethernet sebagai lawan dari PC ke DCE (hub, switch, atau jembatan) komunikasi yang dilakukan melalui kabel Ethernet lurus.




Category : | Read More...... edit post

Data circuit-terminating equipment (DCE)

Diposting oleh Denny Shine On 09.35 0 komentar

Data circuit-terminating equipment (DCE) adalah perangkat yang duduk antara peralatan terminal data (DTE) dan transmisi data sirkuit. Hal ini juga disebut komunikasi data peralatan dan peralatan pembawa data.

Dalam data stasiun, menyelenggarakan fungsi DCE seperti konversi sinyal, coding, dan garis clocking dan dapat menjadi bagian dari peralatan DTE atau menengah. Interfacing peralatan mungkin diperlukan untuk beberapa perangkat terminal data (DTE) ke dalam sebuah rangkaian transmisi atau saluran dan dari rangkaian transmisi atau saluran ke DTE.

Meskipun istilah ini paling sering digunakan dengan RS-232, beberapa standar komunikasi data yang menetapkan berbagai jenis antarmuka antara DCE dan DTE. The DCE adalah perangkat yang berkomunikasi dengan sebuah perangkat DTE dalam standar ini. Standar yang menggunakan tata-nama ini meliputi:

* Federal Standard 1037C, MIL-STD-188
* RS-232
* Beberapa standar ITU-T di seri V (terutama V.24 dan V.35)
* Beberapa standar ITU-T di seri X (terutama X.21 dan X.25)

Sebagai aturan umum, bahwa perangkat DCE menyediakan sinyal clock (internal clocking) dan mensinkronisasi perangkat DTE pada jam yang disediakan (clocking eksternal). D-sub konektor mengikuti peraturan lain untuk pin penugasan. Perangkat DTE biasanya mengirim pada konektor pin nomor 2 dan menerima pin konektor pada nomor 3. Perangkat DCE justru sebaliknya: nomor 2 pin connector pin connector menerima dan nomor 3 mentransmisikan sinyal.

Biasanya, perangkat DTE terminal (atau komputer), dan DCE adalah modem.

Ketika dua perangkat, yang kedua DTE atau keduanya DCE, harus dihubungkan satu sama lain tanpa sebuah modem atau sebuah media serupa penerjemah antara mereka, semacam kabel "crossover" harus digunakan, yaitu modem null untuk RS-232 atau seperti biasa untuk Ethernet.

Category : | Read More...... edit post

Circuit switching

Diposting oleh Denny Shine On 14.24 0 komentar

Dalam dunia telekomunikasi, jaringan circuit switching adalah jaringan yang mengalokasikan sebuah sirkuit (atau kanal) yang dedicated diantara nodes dan terminal untuk digunakan pengguna untuk berkomunikasi. Sirkuit yang dedicated tidak dapat digunakan oleh penelepon lain sampai sirkuit itu dilepaskan, dan koneksi baru bisa disusun. Bahkan jika tidak ada komunikasi berlangsung pada sebuah sirkuit yang dedicated, kanal tersebut tetap tidak dapat digunakan oleh pengguna lain. Kanal yang dapat dipakai untuk hubungan telepon baru disebut sebagai kanal yang idle.

Untuk call setup dan pengendalian (dan keperluan administratif lainnya) dapat digunakan sebuah kanal pensinyalan yang dedicated dari node terakhir ke jaringan. ISDN adalah salah satu layanan yang menggunakan sebuah kanal pensinyalan terpisah. Plain Old Telephone Service (POTS) tidak memakai pendekatan ini.

Sebuah metoda untuk membangun, memonitor perkembangan, dan menutup sebuah koneksi adalah dengan memanfaatkan sebuah kanal terpisah untuk keperluan pengontrolan, misalnya untuk links antar telephone exchanges yang menggunakan CCS7 untuk komunikasi call setup dan informasi kontrol dan menggunakan TDM untuk transportasi data di sirkuit tersebut.

Sistem telepon zaman dahulu merupakan contoh penggunaan circuit switching. Pelanggan meminta operator untuk menghubungkan mereka dengan pelanggan lain, yang mungkin berada pada yang sama, atau melalui sebuah inter-exchange link dan operator lain. Dimanapun posisi para pelanggan ini, tetap terbentuk sebuah koneksi antar telepon kedua pelanggan selama hubungan telepon berlangsung. Kawat tembaga yang sedang digunakan untuk koneksi ini tidak dapat digunakan untuk hubungan telepon lain, walaupun para pelanggan ini tidak sedang berbicara dan jalur ini dalam kondisi tidak digunakan (silent).

Akhir-akhir ini sudah dapat dilakukan multiplexing terhadap berbagai koneksi yang terdapat pada sebuah konduktor, namun demikian tetap saja setiap kanal pada link yang mengalami multiplexing selalu berada pada salah satu dari dua kondisi ini : dedicated pada sebuah koneksi telepon, atau dalam keadaan idle. Circuit switching mungkin relatif tidak efisien karena kapasitas jaringan bisa dihabiskan pada koneksi yang sudah dibuat tapi tidak terus digunakan (walaupun hanya sebentar). Disisi lain, keuntungannya adalah cepatnya membuat koneksi baru, dan koneksi ini bisa digunakan dengan leluasa selama dibutuhkan.

Pendekatan lain adalah packet switching yang membagi data yang akan dikirimkan (misalnya, suara digital atau data komputer) menjadi kepingan-kepingan yang disebut paket, yang lalu dikirimkan melewati sebuah shared network. Jaringan packet switching tidak membutuhkan sebuah sirkuit khusus untuk melakukan koneksi. Dengan pendekatan ini banyak pasangan node dapat melakukan komunikasi yang hampir simultan pada kanal yang sama. Dengan tiadanya koneksi yang dedicated, masing-masing paket yang diberikan dilengkapi dengan alamat tujuan sehingga jaringan dapat mengirimkan paket tersebut ke tujuan yang diinginkan.







Category : | Read More...... edit post

Asyncronous Transfer Mode (ATM)

Diposting oleh Denny Shine On 14.21 0 komentar


Teknologi Asyncronous Transfer Mode (ATM) saat ini memasuki operasional pelayanan secara penuh dan merupakan satu teknologi yang menjadi dasar pembuatan jaringan-jaringan yang baru.

ATM menyediakan teknologinya untuk membangun jaringan yang cocok bagi kebutuhan konsumen mereka, kombinasi kemampuan, pengaturan dan kapasitas untuk membawa jalur lain seperti Frame Ralay atau X.25 dan segala protokol seperti Internet Protocol (IP).

Ini merupakan berita baik untuk perusahaan besar dengan hubungan fiber yang langsung tetapi kantor cabang atau kantor kecil yang tergantung pada jasa kantor telepon yang selama ini kurang beruntung.

Sekarang dengan perpaduan ATM dengan asymmetric digital subscriber loop (ADSL ) menjadi standart yang diakui, perusahaan kecil mempunyai prospek terhadap akses langsung ATM dan merupakan salah satu teknologi yang memberikan pelayanan yang sangat cepat melalui jalur kabel standart..

Teknologi ini dapat menghubungkan banyak pelanggan yang berada di berbagai tempat.

ADSL membagi spectrum sampai 2,2 Mhz unit melalui kabel menjadi 3 (tiga) kanal ; kanal berkecepatan tinggi mampu mengirim sampai dengan 6,1 Mbps (atau lebih) untuk melayani pelanggan setempat.

Kanal medium speed duplex dengan jangkauan antara 16-640 Kbps untuk melayani jalur upstream, kontrol informasi ; dan plain old telephone service (POTS) untuk penggunaan suara secara normal (lihat gambar 1).

Kanal data dapat melakukan multiplexed untuk melayanani kanal-kanal yang lebih rendah.

Jalur data Asymmetric telah diciptakan untuk kedua teknologi tadi dan service base.

Dalam kabel yang lebih besar kumpulannya mempunyai kemungkinan yang besar pula untuk terjadi cakap-silang (crosstalk ) dari gangguan sinyal yang satu dengan yang lainnya.

Gangguan tersebut jarang terjadi dalam sinyal Asymmetric walaupun terdapat banyak kabel asymmetric dalam bundel.

Banyak layanan yang dibentuk ADSL untuk melayani yang telah terciptakan sebenarnya sudah asymmetric.

Akses internet, pengriman gambar dan akses kontrol jarak jauh (remote) Local area network semuanya memerlukan High Downstream rate dan lower speed upstream.

Implementasi ADSL, adalah sangat sederhana dibandingkan ISDN dan kadang-kadang tak memerlukan teknisi khusus untuk didatangkan.

Pelanggan dapat denga mudah menghubungkan ADSL modem dan carier energises conection pada tempat pelnggan berada.

Jarak subscriber exchange dan kondisi kabel dalam loop tersebut dapat membentuk efek terhadap kemampuan (performance) ADSL (lihat tabel 1).

Tetapi untuk sebagian besar pelanggan (yang secara umum berada dalam radius dua kilometer dari exchange) menawarkan hubungan yang berkecepatan tinggi

Pelayanan ADSL

Sekarang ini carier diselurh dunia dengan aktif melakukan percobaan-percobaan hubungan ADSL. Pada bulan Juli 1997 forum ADSL melaporkan operasional dua pelayanan komersil. Di Amerika perusahaan InterAcces sebuah provider internet (ISP) telah menawarkan akses internet sejak September 1996.

Perusahaan tersebut menggunakan kecepatan low downstream (1.5 MBps) untuk melayani akses internet. (walaupun ini adalah 5 kali kecepatan dari standart 28,8 Kbps analog modem)

Hal yang sama juga telah ditawarkan di Kanda oleh sebuah perusahaan telepon lokal (Sask Telephone) sejak November 1996.

Forum tersebut juga telah melaporkan bahwa telah banyak dijadwalkan untuk memasuki tahap operasi pada pertengahan tahun 1997 tapi ini belum dikonfirmasi.

Secara keseluruhan ADSL forum telah mengidentifikasikan 24 perusahaan dalam masa percobaan di 27 lokasi antara Amerika Serikat dan Kanada, mulai dari perusahaan ISP raksasa (seperti RBOCs) sampai ISP yang kecil.

Banyak dari perusahaan tersebut di atas menawarkan akses internet dan hubungan ke jaringan LAN, kecuali Pasific Bell yang menawarkan pelayanan video-on-demand.

Hal ini sangat berharga untuk diperhatikan, bahwa paling sedikit 2 dari beberapa percobaan di atas mengikut sertakan perusahaan software.

Di Washinton, GTE dan Microsoft mereka melakukan percobaan dengan telekomunikasi dan akses internet, dan di Boston Nynex dan Lotus mencoba akses internet dan akses jaringan LAN.

Di bagian dunia lainnya keadaan berbeda, 20 perusahan 15 di Eropa dan 5 di Pasifik Rim, hampir semuanya melakukan percobaan Video-on demand atau sejenisnya (near video-on-demand = NVOD).

Ini merupakan Ini merupakan peringatan dan pengharapan yang murni untuk sebuah teknologi dan mencerminkan sebuah regulasi dari beberapa negara.

Walaupun begitu sedikit dari beberapa diantaranya juga melakukan percobaan mengenai akses internet dan hubungan LAN, tetapi laporan memberikan gambaran / pandangan lain bahwa ini akan menjadi bagian penting seperti di Amerika Utara untuk memasuki percobaan berikutnya.

Gambar 1. Contoh Penyebaran ADSL Spectrum

Perkembangan ini tidak mendapat tanggapan yang cepat karena alasan bahwa sedikit sekali tersedianya modem serta harganya yang masih sangat mahal.

Walaupun paling sedikitnya 30 perusahaan telah memproduksinya, tapi banyak dari mereka tidak mampu untuk mensuplay dalam jumlah yang cukup dan tidak satupun yang dapat menawarkan dengan harga US$ 500 untuk setiap linenya, menurut mereka hal ini tidak akan mencapai pasar yang sukses.

Persoalan berikutnya adalah banyak diantara suplier baik buka suplier yang mapan untuk dijadikan partner oleh perusahaan telekomunikasi darn produk mereka tidak dapat memberikan mekanikal serta elektronik antar muka yang mudah untuk digunakan di kantor pusat switching.

Kendala lainnya adalah, telah terjadinya “perang” sistem standart untuk line coding.

Data Rate

(Mbps)

Ukuran Kawat

(mm)

Jarak

(Km)

1,5 atau 2

0,5

5,5

1,5 atau 2

0,4

4,6

6,1

0,5

3,7

6,1

0,4

2,7

Tabel 1. Performance Kabel Tembaga

Line Coding

Ada dua standart line coding yang bersaing dalam ADSL yaitu carierless aplitude/phase modulation (CAP) dan discrete multitone (DMT).

CAP menggunakan data yang masuk untuk memodulasikan sebuah carier yang kemudian ditransmisikan melalui kabel yang panjang.

Karena carier tidak mempunyai isi informasi sehingga dapat dikompress sebelum di-transmisikan serta di-kembangkan kembali di bagian penerima; hal ini disebut “carrierless”.

DMT bekerja dengan mendistribusikan data yang masuk melalui sejumlah besar individu carier-carier kecil, menjadi 256 diskrit sub-kanal antara 26 kHz dan 11 MHz.

Cara ini memberika keuntungan-keuntungan yang besar di banding cara CAP, yang paling penting lagi DMT mempunyai kemampuan yang secara dinamis menyesuaikan pada kondisi jalur untuk mencapai daya tembus yang lebih tinggi.

Setiap sub-kanal secara potensial dapat membawa sejumlah data yang berbeda untuk menghindari noise. DMT juga sangat kokoh untuk jarak jauh, juga memberikan kekebalan terhadap noise dan fleksibel yang besar dalam pengiriman data (lihat gambar 2).

DMT telah disetujui sebagai American National Standards Institute (ANSI) dan sebagian besar perushaan Silikon telah menggunakan sistem ini untuk ADSL mereka.

Sementara itu pendukung dari CAP berjanji memberikan kemapuan tambahan yang akan membawa sistem ini setara dengan DMT.

Gambar 2. DMT Rate Adaption

Tapi keuntungan dari sistem DMT akan membuktikan bahwa akan keluar sebagai pilihan utama.

KAITAN ATM dan ADSL

Pada bulan April 1997, Forum ADSL mengumumkan bahwa forum telah memberikan rekomendasi teknik (TR-02) untuk digunakan pada jalur ATM dengan ASDL. Rekomendasi yang telah menyiapkan konyugasi antara ATM Forum dan ANSI yang mana bertujuan memberikan Guide Line yang lengkap untuk seleksi barier channel untuk transport dari ATM dan juga untuk memberikan interprestasi yang jelas dari seksi ANSI standart T1.413.

Dengan publikasi dari TR-02, carrier dapat mulai mebuat rencana pengenalan ATM melalui ADSL dalam jaringan mereka.

Carier dapat mendorong untuk memberikan pelayanan/kemampuan yang terbaik bagi pelanggan, dari beberapa jalur individual loop akan digabungkan dengan yang lain di kantor pusat pelayanan untuk dikirim ke alamat-alamat di tempat lain melalui satu jalur.

Alasan untuk Membuat Hubungan

Sementara ini pelayanan ADSL akan dipergunakan secara komersil untuk internet dan akses itranet, keuntungan dalam mempergunakan teknologi ini untuk memberikan ATM over the local loop adalah sangat kuat yang membuat sistem ini dalam waktu singkat akan menjadi standart carier yang terkemuka.

Kesimpulan dari uraian di atas ATM terpadu dengan ADSL akan memasuki taraf percobaan dalam waktu dekat. Akan tetapi sebelum pelayanan komersil secara penuh dapat dinikmati secara umum, ada beberapa pekerjaan yang harus sudah berjalan juga peralatan pendukung yang memberikan keneksi yang terbatas kepada local loop harus sudah terpasang dan juga harga dari modem harus sudah terjangkau.

Tapi semua faktor penghambat di atas hanya menggu waktu untuk terselesaikan.

Ada tanda prediksi yang sangat baik. Bila kita melihat bahwa kerja sama antara Americatech, Bell South, Pasific Bell dan Southwestrn Bell menunjukkan pasar kabel berada di atas 45 % di Amerika serikat dan mereka merencanakan untuk menyebarkan pasar-pasar percobaan dalam tahun 1997 juga memperkirakan untuk mengenalkan 2 juta jaringan ADSL dalam 5 tahun ke depan.

Aktifitas yang serupa sedang dikerjakan di seluruh dunia.

Sementara tidak semua jalur-jalur ini akan menjadi ATM atau ADSL yang merupakan satu persaingan tetapi ATM dengan ADSL akan berdampingan memberikan kedua-duanya baik carrier atau pelanggan keuntungan.



Category : | Read More...... edit post

PROXY server dengan debian 4.0

Diposting oleh Denny Shine On 09.48 0 komentar

> Install squid
# apt-get install squid

> Matikan squid dahulu :
# /etc/init.d/squid stop

> Edit squid :
#pico /etc/squid/squid.conf

cari dan tambahkan : ( hilangkan tanda # )

http_port 3128 transparent -> port default proxy
cache_mem 16 mb
cache_dir ufs /var/spool/squid 500 16 256
cache_mgr admin@shine.com
visible_hostname proxy.tkj.com -> nama visible hostname kamu
auth_param basic children 5
auth_param basic realm Squid proxy-caching web server
auth_param basic credentialsttl 2 hours
auth_param basic casesensitive off

> Kemudian cari tulisan : acl CONNECT method CONNECT, dan tambahkan

acl situs url_regex -i “/etc/situsterlarang.txt” -> u/ blokir setiap situs
http_access deny situs
acl lan src 192.168.1.0/24
http_access allow lan
http_access allow all

> lalu save .



> Konfigurasi interfacenya :
# pico /etc/network/interface

iface lo inet loopback

iface eth0 inet static
address 192.168.123.13
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.123.1

iface eth1 inet static
address 192.168.1.1
netmask 255.255.255.0
broadcast 192.168.1.255
network 192.168.1.0

auto eth0
auto eth1

auto lo

> Lalu buat file untuk mengeblok situsnya :
# mcedit /etc/situsterlarang.txt

www.facebook.com
www.goal.com
www.jawapos.com

> Dan save.

> Buat swap :
# squid -z

> Kemudian aktifkan ip_forwading dan tabel routing dg perintah :

# echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forwad
# iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.1.0/24 -j MASQUERADE

> Lalu kita REDIRECT port 80 ke port 3128 dg perintah :

# iptables -t nat -A PREROUTING -s 192.168.1.0/24 -p tcp –dport 80 -j REDIRECT –to-ports 3128
# iptables-save

> Lalu restart squid ;
# /etc/init.d/squid restart

> Cek situs yg telah di blok / dipindahkan portnya …


NB :

Untuk menyetting/menambahkan setting waktu, ketikkan:
acl waktu time MTWHFA 01:00-12:00
acl jam time MTWHFA 12:30-24:00
http_access deny waktu
http_access deny jam


FTP server dengan debian 4.0

Diposting oleh Denny Shine On 09.37 0 komentar

FTP (singkatan dari File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol Internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork.

FTP merupakan salah satu protokol Internet yang paling awal dikembangkan, dan masih digunakan hingga saat ini untuk melakukan pengunduhan (download) dan penggugahan (upload) berkas-berkas komputer antara klien FTP dan server FTP. Sebuah Klien FTP merupakan aplikasi yang dapat mengeluarkan perintah-perintah FTP ke sebuah server FTP, sementara server FTP adalah sebuah Windows Service atau daemon yang berjalan di atas sebuah komputer yang merespons perintah-perintah dari sebuah klien FTP. Perintah-perintah FTP dapat digunakan untuk mengubah direktori, mengubah modus transfer antara biner dan ASCII, menggugah berkas komputer ke server FTP, serta mengunduh berkas dari server FTP.

Sebuah server FTP diakses dengan menggunakan Universal Resource Identifier (URI) dengan menggunakan format ftp://namaserver. Klien FTP dapat menghubungi server FTP dengan membuka URI tersebut.

Cara kerja protokol FTP

FTP menggunakan protokol Transmission Control Protocol (TCP) untuk komunikasi data antara klien dan server, sehingga di antara kedua komponen tersebut akan dibuatlah sebuah sesi komunikasi sebelum transfer data dimulai. Sebelum membuat koneksi, port TCP nomor 21 di sisi server akan "mendengarkan" percobaan koneksi dari sebuah klien FTP dan kemudian akan digunakan sebagai port pengatur (control port) untuk (1) membuat sebuah koneksi antara klien dan server, (2) untuk mengizinkan klien untuk mengirimkan sebuah perintah FTP kepada server dan juga (3) mengembalikan respons server ke perintah tersebut. Sekali koneksi kontrol telah dibuat, maka server akan mulai membuka port TCP nomor 20 untuk membentuk sebuah koneksi baru dengan klien untuk mentransfer data aktual yang sedang dipertukarkan saat melakukan pengunduhan dan penggugahan.

FTP hanya menggunakan metode autentikasi standar, yakni menggunakan username dan password yang dikirim dalam bentuk tidak terenkripsi. Pengguna terdaftar dapat menggunakan username dan password-nya untuk mengakses, men-download, dan meng-upload berkas-berkas yang ia kehendaki. Umumnya, para pengguna terdaftar memiliki akses penuh terhadap beberapa direktori, sehingga mereka dapat membuat berkas, membuat direktori, dan bahkan menghapus berkas. Pengguna yang belum terdaftar dapat juga menggunakan metode anonymous login, yakni dengan menggunakan nama pengguna anonymous dan password yang diisi dengan menggunakan alamat e-mail.


Berikut cara setting dan konfigurasinya :

> Install vsftpd

Dgn cara : #apt-get install vsftpd

> Konfigurasi dan edit vsftpd.conf : (Hilangkan tanda # );

Listen = yes
anonymous_enable = yes
local_enable = yes
write_enable = yes
anon_upload = yes
anon_mkdir_write_enable = yes
dir message_enable = yes
xferlog_enable = yes

> Kemudian restart : # /etc/init.d/vsftpd restart

> Masukkan file atau data yang ingin di tampilkan di public dg cara .

# mc
# masukkfile anda di direktori /home/ftp

> Ketik ip ftp anda di web browser …

Semoga berhasil..........................





Mail server dengan debian 4.0

Diposting oleh Denny Shine On 09.19 0 komentar

> I. Install Postfix.
# apt-get install postfix

Kemudian edit&konfigurasi postfix seperti di bawah ini. Dgn perintah :
# pico /etc/postfix/main.cf
myhostname = mail.shine.com -> isi sesuai mail.domain anda
mydomain = shine.com -> isi sesuai domain anda
myorigin = /etc/mailname
alias_maps = hash:/etc/aliases
alias_database = hash:/etc/aliases
mydestination = localhost, localhost.localdomain, , localhost
relayhost =
mynetworks = 127.0.0.0/8, 192.168..0/24
# mailbox_command = procmail -a "$EXTENSION"
mailbox_size_limit = 0
recipient_delimiter = +
inet_interfaces = all
inet_protocol = all
home_mailbox = Maildir/


> 2. Instal apache2 , php5 dan courier. Dgn cara :
# apt-get install apache2 php5 courier-imap courier-pop

Lalu edit dan tambahkan text di bawah ini:
# pico /etc/apache2/apache2.conf
Include /etc/squirrelmail/apache.conf
ServerName 192.168.7.13

> 3. Instal squirrelmail juga .
Dgn perintah :
# apt-get install squirrelmail

> 4. Kemudian buat 2 user dan password masing2 :

# adduser user1
# adduser user2

> 5. Buat direktori mail di direktori /etc/skel. Dgn perintah :
# maildirmake Maildir

> Kemudian masuk ke user masing2 dan berikan hak akses seperti contoh di bawah.

localhost:/home/user1# chmod 777 Maildir/
localhost:/home/user2# chmod 777 Maildir/

> 6. Restart postfix dan apache2 :

#/etc/init.d/postfix restart
#/etc/init.d/apache2 restart

> 7. Testing Squirrelmail

ketik : http://sesuaikan dengan domain anda/squirrelmail

Seting DHCP server Debian 4.0

Diposting oleh Denny Shine On 08.32 0 komentar

Langkah-langkah seting DHCP server:
1. Install dhcp
# apt-get install dhcp3-server

2. edit seperti ini dan hilangkan tanda (#) di dhcp.conf :
# pico /etc/dhcp3/dhcp.conf

cari text ;

# A slightly different configuration for an internal subnet.
subnet 192.168.8.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.8.1 192.168.8.4;
range 192.168.8.6 192.168.8.254;
option domain-name-servers 192.168.7.13;
option domain-name “shine.com”;
option routers 192.168.8.5;
option broadcast-address 192.168.8.255;
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
}

> Restart dhcp: # /etc/init.d/dhcp3-server restart

> Dan setting client dg ip dhcp.

NB: Untuk setingan Ip bisa disesuaikan sesuai kebutuhan....


Samba Server Debian 4.0

Diposting oleh Denny Shine On 11.27 0 komentar

Berikut adalah konfigurasi tentang samba server di debian etch, terdapat banyak package debian yang digunakan untuk samba, tapi untuk toturial kali ini hanya akan membahas tentang package samba dan samba-client

Installasi Samba

#apt-get install samba samba-client

akan muncul beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan konfigurasi samba seperti workgroup dan dhcp server, jawab sesuai dengan jaringan anda.

Menyiapkan User dan DirectoryKita sediakan user dan directory yang akan digunakan untuk directory sharing dan otentikasi, Untuk membuat directory baru menggunakan perintah

#mkdir share

Untuk membuat user baru sekaligus membuat passwordnya menggunakan perintah

#useradd lala
#smbpasswd -a lala

Menkonfigurasi File Konfigurasi Samba
File utama konfigurasi samba terletak pada /etc/samba/smb.conf. Konfigurasi file sharing Anda dengan menambahkan :

#vim /etc/samba/smb.conf[SHARE]
path=/home/vanfier/share
browseable=yes
writeable=yes
valid users=lala


Test Konfigurasi
Untuk pengecekan Samba bisa menggunakan perintah berikut :

# testparm
Load smb config files from /etc/samba/smb.conf
Processing section “[homes]“
Processing section “[SHARE]“
Processing section “[printers]“
Processing section “[print$]“
Loaded services file OK.
Server role: ROLE_STANDALONE
Press enter to see a dump of your service definitions

Bila output Anda sama dengan diatas, maka konfigurasi Anda tidak terdapat error

Sekarang restart samba untuk mendapatkan effect konfigurasi yang telah anda buat

#/etc/init.d/samba restart

Untuk mengetahui lebih banyak tentang option konfigurasi samba, bisa dilihat dengan mengetikan

#man samba

Testing Samba
Untuk testing samba, dapat dilakukan pada terminal debian dengan menggunakan perintah berikut :

#smbclient -L //debianserver -U username

Untuk di windows bisa menggunakan perintah run

Semoga Bermanfaat....



Setting Radio Wireless " Level One" WBR-5400

Diposting oleh Denny Shine On 15.24 0 komentar

Langkah - langkah Mensetting Wireless dengan menggunakan Radio Wireless Level One WBR-5400...



Langkah - langkah mensetting:

A. menyiapkan hardware
1. Koneksikan kabel pada Ethernet yang ada pada computer anda ke port1 pada produk wireless
2. Persiapkan kabel yang ada pada produk ini, untuk dikoneksikan pada computer anda.
3. Pasanglah adaptor ke radio wireless kemudian hubungkan dengan stop kontak. Tunggu sampai lampu status menyala.
4. Reset radio wireless untuk memudahkan setting IP pada radio.


B. men-setting IP pada radio wireless.
1. Buka browser yang ada pada computer anda.
2. Matikan firewall dan proxy dari browser anda.
3. Tuliskan alamat http://192.168.123.254
4. Anda harus log-in sebagai administrator, oleh karena itu masukkan password admin pada kotak login.
5. Setelah itu anda dapat memulai untuk men-setting radio wireless ini.
6. Masukkan IP yang ada sudah ditetapkan oleh router. Disini router mengijinkan IP Address harus diatas 200, jadi kita akan pakai IP 192.168.10.201, sedangkan gateway yang digunakan adalah 192.168.10.1
7. Untuk men-setting IP masuk pada basic setting kemudian primary setup
8. Masukkan IP dan IP gateway yang telah ditetapkan pada Static IP Address setup.

langkah-langkah untuk Konfigurasi Linksys

Diposting oleh Denny Shine On 15.17 0 komentar




IP Default dari Linksys 54 G adalah : 192.168.1.245
langkah-langkah untuk Konfigurasi Linksys adalah :

1. Koneksikan kabel Adapter ke lubang koneksi power Linksys 54 G lalu hubungkan ke listrik.
2. Hubungkan Linksys dengan PC menggunakan Kabel UTP.
3. Ubah Konfigurasi IP PC kita sesuai segmen dari IP default Linksys.
4. Buka alamat IP Default Linksys pada jendela Mozilla Firefox. (Password Default=admin)
5. Kemudian akan muncul jendela untuk menyetting Linksys,

    kemudian klik setup, dan isikan :
      a. Device name
      b. Pilih Static IP pada Configurasi type
      c. Masukkan Alamat IP yang akan diikuti, disini menggunakan 192.168.10.xxx
      d. Masukkan Subnetmask dan Gateway.

    6. Klik pada AP mode, dan pilih Access Point(default)
    7. Klik Menu Wireless. Kemudian :
      a. Pada Mode pilih Mixed
      b. Pada Network Name (SSID) ketik nama (Terserah) misalnya TES
      c. Pada Channel pilih channel yang free

    7. Klik Menu Status Untuk melihat hasil konfigurasi yang anda buat.
    8. Kemudian Reboot Linksys dan lepaskan kabel UTP dari PC ke Linksys.
    9. Hubungkan Linksys dengan Switch dengan kabel UTP.
    10. Ganti Konfigurasi PC sesuai konfigurasi Linksys yang kita buat tadi.
    11. Aktifkan Network Connection Wireless dan klik "View Wireess Network"
    12. Setelah muncul, klik nama Wireless yang kita setting tadi (TES), dan kita Connect-kan.
    13. Dan jika konfigurasi yang kita lakukan benar, maka kita sudah dapat browsing Internet.

    NB : Sebelum melakukan konfigurasi di atas, install dan aktifkan USB Wireless pada PC.




Langkah-Langkah Konfigurasi Radio Wireless Client Edimax


1. IP default untuk Radio Wireless Edimax : 192.168.2.1
2. Setting Konfigurasi IP LAN Card Komputer kita.
a. Click Start – Control Panel – Network Connections
b. Click Kanan pada Local Area Network pilih Properties

c. Muncul Dialog pilih tab General kemudian pilih Internet Protocol (TCP/IP)
click button Properties



d. Muncul dialog Internet Protocol (TCP/IP) Properties. Pilih Tab General
kemudian tandai tulisan Use the following IP Address. Kemudian isikan
dengan IP yang sejenis dengan IP radio Edimax. Tapi perlu diingat jangan
sama dengan IP radio. Misalnya IP Radio Edimax yang akan kita konfigurasi :
Bottom Properties 192.168.2.1, nach setting ip di LAN Card Komputer kita dengan 192.168.2.xx
(xx : selain 1. Contohnya : 2, 3, 4, 5, ....dst.).

e. Kemudian click Tombol OK.


3. Kemudian buka aplikasi browser Anda (Internet Explorer, Mozzila, Opera, dsb).
Disini kita contohkan menggunakan aplikasi Intenet Explorer. Kemudian ketik
http://192.168.2.1 pada kolom Address di Internet Explorer, lalu tekan enter.


4. Setelah itu akan muncul dialog Login default Radio Edimax. Pada User name
isikan admin dengan password 1234
Kolom Address
5. Setelah itu akan masuk ke Menu Utama Setting Radio Wireless Edimax.



6. Click Tombol System, lalu click Password Settings. Kegunaan untuk merubah
settingan password radio Wireless Edimax yang defaultnya 1234.

Tombol Apply
Lalu rubah password radio. Lalu tekan tombol Apply. Setelah itu kita akan muncul
dialog login, kita diminta untuk memasukan password baru kita

7. Kemudian :
• Click tombol WAN – Static IP. Masukan IP Wan kita yang telah dibagi ke
masing-masing Client, lalu click enabled pada menu TTL. Selanjutnya baru
tekan tombol Apply.

Dialog Login
Kemudian muncul dialog tekan Apply sekali lagi. Kemudian tekan tombol OK.
Radio akan merestart dalam waktu 30 detik. Silahkan tunggu.
• Selanjutnya click DNS lalu isikan
Domain Name Server (DNS) Address : 202.134.0.155
Secondary DNS Address (optional) : 202.134.2.5
DNS Telkom

Apabila sudah selesai tekan tombol Apply. Kemudian muncul dialog tekan Apply
sekali lagi. Kemudian tekan tombol OK. Radio akan merestart dalam waktu 30
detik. Silahkan tunggu.

8. Langkah selanjutnya Masuk ke Konfigurasi LAN. Click tombol LAN kemudian
muncul konfigurasi LAN, masukan IP Radio yang telah berikan pada masing masing
client.

Apabila sudah selesai tekan tombol Apply. Kemudian muncul dialog tekan Apply
sekali lagi. Kemudian tekan tombol OK. Radio akan merestart dalam waktu 30
detik. Silahkan tunggu.

9. Kemudian kita masuk ke konfigurasi Wireless (Set Survey ke Radio Access
Point).
• Click tombol Wireless – Basic Settings. Kemudian samakan konfigurasi
seperti gambar dibawah ini. Kecuali untuk ESSID dan WLAN MAC.
• Kemudian tekan tombol Select Site Survey
Akan muncul dialog Wireless Site Survey, kemudian pilih SSID Access Point
yang mau kita koneksikan. Kemudian tekan tombol Connect.


Apabila sudah selesai tekan tombol Apply. Kemudian muncul dialog tekan
Apply sekali lagi. Kemudian tekan tombol OK. Radio akan merestart dalam
waktu 30 detik. Silahkan tunggu.
• Langkah selanjutnya tekan tombol Security Settings (Langkah ini dilakukan
jika Radio Access Point menggunakan Encryption Keys). Samakan
konfigurasi seperti gambar di bawah ini.



Masukan Encryption Keys 1 sesuai dengan Encryption Keys yang telah
diberikan oleh administrator jaringan.
Apabila sudah selesai tekan tombol Apply. Kemudian muncul dialog tekan
Apply sekali lagi. Kemudian tekan tombol OK. Radio akan merestart dalam
waktu 30 detik. Silahkan tunggu.
Ctt : Encryption Keys merupakan Security Radio Access Point. Demi
keamanan suatu jaringan WAN sebaiknaya dirahasiakan.

10. Sampai disini selesai konfigurasi untuk Radio Wireless Edimax. Langkah
selanjutnya Close Internet Explorer.
Setting IP Komputer-Komputer LAN untuk koneksi ke Internet.

11. Masuk kembali ke konfigurasi LAN Card, langkah-langkah bisa dilihat pada point
2 diatas. Kemudian setting seperti gambar di bawah ini :


Lalu tekan tombol OK.

12. Buka Aplikasi Browser Internet Explorer lalu coba browsing ke internet misalnya:
http://www.yahoo.com atau http://www.google.co.id dan lain-lain.


.....TiMe.....

viSitor

Counter Powered by  RedCounter

Your ComMenT's


ShoutMix chat widget

.....FeEdjIt......

.post bt { float:left; color: $headerBgColor; font-size:100px; line-height:80px; padding-top:1px; padding-right:5px; }