SECURITY PADA JARINGAN
Keamanan pada komputer atau jaringan komputer, merupakan sesuatu yang mengacu pada system keamanan pada server dan client baik lan,wan dan man dan terutama yang terhubung langsung ke internet harus direncanakan dan dikoordinasikan dengan baik agar dapat melindungi setiap sumber daya dan investasi di dalamnya. Informasi (data) dan service sudah menjadi sebuah hal yang sangat penting, karena informasi yang ada di dalamnya merupakan rahasia jika sudah mengacu pada transaksi secara online.
Di jaman era digital seperti ini akan sangat dibutuhkan akses pengolahan data dan informasi secara cepat dan akurat karena sangat di butuhkan untuk para user untuk mengambil keputusan dan merupakan hal yang sangat penting untuk suatu lembaga atau organisasi, baik yang berupa organisasi komersial (perusahaan), perguruan tinggi, lembaga pemerintahan, maupun individual (pribadi). Aspek-aspek Security Dalam mengamankan jaringan ada beberapa aspek yang harus kita perhatikan dan dijaga, antara lain:
1.Kestabilan pada suatu Sistem yang kita buat harus stabil sejalan dengan waktu, dalam arti bila sewaktu- waktu terjadi perubahan pada perilaku hardware maupun software yang lain dari biasanya, atau error atau mengalami kerusakan dan butuh upgrade pada hardware maupun software.
2. Administrator harus mampu segera mengatasi masalah - masalah tersebut, seperti memperbaiki bug yang ada, melakukan upgrade, dan mengganti device yang rusak.
3.Ketersediaan data dan kerahasiaan Harus ada perlindungan terhadap informasi baik berupa data, program, dan segala hal yang dianggap penting agar tidak dihapus atau dirubah oleh orang lain yang tidak berhak, apalagi yang berhubungan dengan transaksi secara online akan sangat berbahaya jika tidak rahasia
4.Selain itu harus ada jaminan terhadap informasi agar tidak bisa diakses/diketahui atau diubah oleh orang lain yang tidak berhak Ketersediaan service
PRINSIP – PRINSIP SECURITY
Authentication dan acsses control
Authectication merupakan data atau informasi yang di gunakan atau diberikan oleh pengguna bahwa data tersebut adalah asli milik orang tersebut dan bersifat rahasia, begitu juga dengan server dan system informasi yang di aksesnya,
Serangan pada jaringan berupa DNS corruption atau DNS poison, terminal palsu (spoofing) situs aspal dan palsu, seperti terjadi pada bank – bank misalnya ada suatu bank yang web hostingnya yang sebenarnya adalah co.id oleh para pembuat situs palsu di buat dengan web hosting .com karena kebanyakan orang selalu menggunakan .com akhirnya orang yang melakukan pada web tersebut transaksinya akan gagal dan uang yang ada di bank oleh customer tersebut kemungkinan akan di ambil, atau bisa di sebut juga seperti perampokan secara digital, lalu ada user dan password palsu kebanyakan menggunakan software khusus untuk membuka user dan password orang lain, countmeasure : digital signature misalnya teknologi SSL/TLS untuk web dan mail server
Accses control merupakan siapa yang dapat melakukan apa, atau dari mana menuju kemana, dapat menggunakan mekanisme user dan password atau mekanisme lainya, ada pembagian kelas atau tingkatan implementasi : pada acl antar jaringan
Pada acl proxy server ( misalnya pembatasan bandwidth/delaypools ).
Network Security
Sebagian besar usaha untuk meningkatkan sekuriti sistem banyak difokuskan pada server, padahal banyak insiden disebabkan oleh kesalahan pengguna akibat sistem desktop yang kurang menjamin keamanan aktivitas penggunanya. Insiden ”klikbca.com” virus, trojan, dan penyadapan nomor kartu kredit oleh keystroke-broadcast program menunjukkan bahwa sisi user adalah mata rantai terlemah keamanan suatu sistem. Begitu juga adanya virus komputer yang sering mengakibatkan sistem tak dapat bekerja semestinya, atau bahkan sebuah virus komputer dapat bekerja sebagai penyadap tanda tangan digital ataupun penyadap data lainnya yang penting. Virus computer atau malware lainnya banyak menyerang desktop pengguna. Sehingga seaman-amannya system server, maka menjadi tidak berarti ketika desktop yang digunakan tidak memiliki keamanan dan integritas yang baik. Secure desktop merupakan suatu lingkungan kerja di mana user dapat bekerja dan melakukan aktivitas dengan dukungan sekuriti yang memadai. Secure desktop diharapkan akan mampu menangani dan mendukung keamanan aktivitas user yang memerlukan tingkat keamanan yang tinggi seperti melakukan entri data melalui Internet. Hal ini dibutuhkan misal untuk desktop di aplikasi perbankan, atau untuk Pemilihan Umum (PEMILU). Sayangnya seringkali sistme operasi dan sistem desktop tidak begitu dipertimbangkan dalam merancang sistem yang aman tersebut. Untuk memenuhi konsep secure desktop maka beberapa hal perlu dipertimbangkan :
• Perangkat peripheral yang terkontrol (tanpa CDROM, tanpa disket, serial dan USB), sehingga sulit bagi pengguna untuk secara bebas memasukkan program tanpa kontrol yang pasti.
• Ruang alamat yang terproteksi sehingga aplikasi yang tak memiliki hak akses tinggi tak bisa melanggar batasan tersebut.
• API yang aman.
• Struktur berkas (filesystem) yang aman, misal dilengkapi dengan sistem berkas terenkripsi.
Dengan menggunakan sistem yang terkoordinasi dengan baik maka pengguna dapat diatur sehingga :
• Pengguna hanya dapat menggunakan aplikasi yang diizinkan. Dengan kata lain pengguna ataupun virus yang memanfaatkan hak akses pengguna tak dapat menginstal aplikasi baru.
• Pengguna hanya dapat menggunakan ruang berkas yang diizinkan.
• Pengguna tak dapat menginstal atau memodifikasi program yang ada.
• Aksi pengguna tak dapat merusak integritas sistem, misal keberadaan virus tak akan mengganggu sistem atau pengguna yang lainnya.
Bahasa yang digunakan oleh program untuk berinteraksi dengan user juga merupakan hal yang sangat penting karena langkah-langkah pengamanan yang seharusnya dimengerti secara jelas dan gamblang oleh user, seperti pada kotak dialog SSL yang dimunculkan oleh browser web, seringkali diabaikan oleh user akibat kendala bahasa. Hal-hal di atas sudah cukup menjadikan dasar bahwa perlu dikembangkan sebuah sistem desktop yang mendukung keamanan aktivitas usernya. Pertimbangan keamanan desktop yang aman tidak saja dari sisi teknis tetapi juga dari sisi pengguna dan organisasi.
Secara umum Inti dari prosedur keamanan jaringan dalam suatu perusahaan itu diperlukan tanggung jawab dari se-seorang atau tim, yang benar-benar memperhatikan keseluruhan jalannya networking.
DownLoad ArtiKel..!!!!
Badan Pengatur Internet
Internet sebagai salah satu teknologi, tidak akan mungkin bisa berjalan dengan sendirinya kalau tidak ada badan yang mengaturnya. Badan pengatur internet ini adalah organisasi nirlaba yang dapat diikuti oleh siapa saja sebagai anggotanya. Berikut hirarki dari badan pengatur internet :
1. Internet Society (ISOC) merupakan organisasi paling teratas yang berfungsi untuk mempromosikan internet dan menyetujui protocol-protocol yang akan digunakan sebagai standard protocol di internet dan bertanggung jawab dalam teknologi internetworking beserta aplikasi-aplikasinya. ISOC berdiri pada tahun 1992 yang dikomandani oleh Vinton G. Cerf (penemu konsep TCP/IP dan Bapak Internet). Informasi lengkap tentang ISOC ini dapat diperoleh pada websitenya www.isoc.org
2. Internet Architecture Board (IAB) merupakan badan penasehat bagi ISOC dalam memutuskan suatu standard yang akan diterapkan di Internet. Informasi lengkapnya bisa diperoleh di www.iab.org
3. Internet Assigned Numbers Authority (IANA) adalah unit kerja yang berada di bawah IAB yang bertugas untuk mengatur masalah IP Address, DNS, dan registrasi protocol dan penomoran lainnya yang berlaku pada IP. IANA juga mendelegasikan beberapa wewenang ke beberapa unit kerja yang berada di bawahnya, seperti Internic, ICANN, Apnic, ARIN dan lain-lain. Anda dapat mengunjungi websitenya dengan alamat www.iana.org
4. Internet Research Task Force (IRTF) adalah unit kerja yang berada di bawah IAB yang bertugas untuk melalukan penelitian-penelitian terhadap protocol internet, aplikasi, arsitektur dan teknologi internet, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang serta mempromosikan hasil-hasil penelitian tersebut. Silahkan kunjungi websitenya dengan alamat www.irtf.org
5. Internet Engineering Task Force adalah unit kerja yang berada di bawah IAB yang terdiri dari orang-orang yang berkonsentrasi untuk mengembangkan aplikasi dan arsitektur internet kedepannya. Salah satu tugasnya adalah menerbitkan RFC (request for comment) atas suatu protocol atau standard yang diusulkan oleh seseorang untuk dikomentari oleh publik atas persetujuan dari IAB. Websitenya adalah www.ietf.org
Sumber : Buku "10 Jam Menguasai Internet : Teknologi Dan Aplikasinya"
> Install squid
# apt-get install squid
> Matikan squid dahulu :
# /etc/init.d/squid stop
> Edit squid :
#pico /etc/squid/squid.conf
cari dan tambahkan : ( hilangkan tanda # )
http_port 3128 transparent -> port default proxy
cache_mem 16 mb
cache_dir ufs /var/spool/squid 500 16 256
cache_mgr admin@shine.com
visible_hostname proxy.tkj.com -> nama visible hostname kamu
auth_param basic children 5
auth_param basic realm Squid proxy-caching web server
auth_param basic credentialsttl 2 hours
auth_param basic casesensitive off
> Kemudian cari tulisan : acl CONNECT method CONNECT, dan tambahkan
acl situs url_regex -i “/etc/situsterlarang.txt” -> u/ blokir setiap situs
http_access deny situs
acl lan src 192.168.1.0/24
http_access allow lan
http_access allow all
> lalu save .
> Konfigurasi interfacenya :
# pico /etc/network/interface
iface lo inet loopback
iface eth0 inet static
address 192.168.123.13
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.123.1
iface eth1 inet static
address 192.168.1.1
netmask 255.255.255.0
broadcast 192.168.1.255
network 192.168.1.0
auto eth0
auto eth1
auto lo
> Lalu buat file untuk mengeblok situsnya :
# mcedit /etc/situsterlarang.txt
www.facebook.com
www.goal.com
www.jawapos.com
> Dan save.
> Buat swap :
# squid -z
> Kemudian aktifkan ip_forwading dan tabel routing dg perintah :
# echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forwad
# iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.1.0/24 -j MASQUERADE
> Lalu kita REDIRECT port 80 ke port 3128 dg perintah :
# iptables -t nat -A PREROUTING -s 192.168.1.0/24 -p tcp –dport 80 -j REDIRECT –to-ports 3128
# iptables-save
> Lalu restart squid ;
# /etc/init.d/squid restart
> Cek situs yg telah di blok / dipindahkan portnya …
NB :
Untuk menyetting/menambahkan setting waktu, ketikkan:
acl waktu time MTWHFA 01:00-12:00
acl jam time MTWHFA 12:30-24:00
http_access deny waktu
http_access deny jam
FTP (singkatan dari File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol Internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork.
FTP merupakan salah satu protokol Internet yang paling awal dikembangkan, dan masih digunakan hingga saat ini untuk melakukan pengunduhan (download) dan penggugahan (upload) berkas-berkas komputer antara klien FTP dan server FTP. Sebuah Klien FTP merupakan aplikasi yang dapat mengeluarkan perintah-perintah FTP ke sebuah server FTP, sementara server FTP adalah sebuah Windows Service atau daemon yang berjalan di atas sebuah komputer yang merespons perintah-perintah dari sebuah klien FTP. Perintah-perintah FTP dapat digunakan untuk mengubah direktori, mengubah modus transfer antara biner dan ASCII, menggugah berkas komputer ke server FTP, serta mengunduh berkas dari server FTP.
Sebuah server FTP diakses dengan menggunakan Universal Resource Identifier (URI) dengan menggunakan format ftp://namaserver. Klien FTP dapat menghubungi server FTP dengan membuka URI tersebut.
FTP menggunakan protokol Transmission Control Protocol (TCP) untuk komunikasi data antara klien dan server, sehingga di antara kedua komponen tersebut akan dibuatlah sebuah sesi komunikasi sebelum transfer data dimulai. Sebelum membuat koneksi, port TCP nomor 21 di sisi server akan "mendengarkan" percobaan koneksi dari sebuah klien FTP dan kemudian akan digunakan sebagai port pengatur (control port) untuk (1) membuat sebuah koneksi antara klien dan server, (2) untuk mengizinkan klien untuk mengirimkan sebuah perintah FTP kepada server dan juga (3) mengembalikan respons server ke perintah tersebut. Sekali koneksi kontrol telah dibuat, maka server akan mulai membuka port TCP nomor 20 untuk membentuk sebuah koneksi baru dengan klien untuk mentransfer data aktual yang sedang dipertukarkan saat melakukan pengunduhan dan penggugahan.
FTP hanya menggunakan metode autentikasi standar, yakni menggunakan username dan password yang dikirim dalam bentuk tidak terenkripsi. Pengguna terdaftar dapat menggunakan username dan password-nya untuk mengakses, men-download, dan meng-upload berkas-berkas yang ia kehendaki. Umumnya, para pengguna terdaftar memiliki akses penuh terhadap beberapa direktori, sehingga mereka dapat membuat berkas, membuat direktori, dan bahkan menghapus berkas. Pengguna yang belum terdaftar dapat juga menggunakan metode anonymous login, yakni dengan menggunakan nama pengguna anonymous dan password yang diisi dengan menggunakan alamat e-mail.
Berikut cara setting dan konfigurasinya :
> Install vsftpd
Dgn cara : #apt-get install vsftpd
> Konfigurasi dan edit vsftpd.conf : (Hilangkan tanda # );
Listen = yes
anonymous_enable = yes
local_enable = yes
write_enable = yes
anon_upload = yes
anon_mkdir_write_enable = yes
dir message_enable = yes
xferlog_enable = yes
> Kemudian restart : # /etc/init.d/vsftpd restart
> Masukkan file atau data yang ingin di tampilkan di public dg cara .
# mc
# masukkfile anda di direktori /home/ftp
> Ketik ip ftp anda di web browser …
Semoga berhasil..........................
> I. Install Postfix.
# apt-get install postfix
Kemudian edit&konfigurasi postfix seperti di bawah ini. Dgn perintah :
# pico /etc/postfix/main.cf
myhostname = mail.shine.com -> isi sesuai mail.domain anda
mydomain = shine.com -> isi sesuai domain anda
myorigin = /etc/mailname
alias_maps = hash:/etc/aliases
alias_database = hash:/etc/aliases
mydestination = localhost, localhost.localdomain, , localhost
relayhost =
mynetworks = 127.0.0.0/8, 192.168..0/24
# mailbox_command = procmail -a "$EXTENSION"
mailbox_size_limit = 0
recipient_delimiter = +
inet_interfaces = all
inet_protocol = all
home_mailbox = Maildir/
> 2. Instal apache2 , php5 dan courier. Dgn cara :
# apt-get install apache2 php5 courier-imap courier-pop
Lalu edit dan tambahkan text di bawah ini:
# pico /etc/apache2/apache2.conf
Include /etc/squirrelmail/apache.conf
ServerName 192.168.7.13
> 3. Instal squirrelmail juga .
Dgn perintah :
# apt-get install squirrelmail
> 4. Kemudian buat 2 user dan password masing2 :
# adduser user1
# adduser user2
> 5. Buat direktori mail di direktori /etc/skel. Dgn perintah :
# maildirmake Maildir
> Kemudian masuk ke user masing2 dan berikan hak akses seperti contoh di bawah.
localhost:/home/user1# chmod 777 Maildir/
localhost:/home/user2# chmod 777 Maildir/
> 6. Restart postfix dan apache2 :
#/etc/init.d/postfix restart
#/etc/init.d/apache2 restart
> 7. Testing Squirrelmail
ketik : http://sesuaikan dengan domain anda/squirrelmail
Langkah-langkah seting DHCP server:
1. Install dhcp
# apt-get install dhcp3-server
2. edit seperti ini dan hilangkan tanda (#) di dhcp.conf :
# pico /etc/dhcp3/dhcp.conf
cari text ;
# A slightly different configuration for an internal subnet.
subnet 192.168.8.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.8.1 192.168.8.4;
range 192.168.8.6 192.168.8.254;
option domain-name-servers 192.168.7.13;
option domain-name “shine.com”;
option routers 192.168.8.5;
option broadcast-address 192.168.8.255;
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
}
> Restart dhcp: # /etc/init.d/dhcp3-server restart
> Dan setting client dg ip dhcp.
NB: Untuk setingan Ip bisa disesuaikan sesuai kebutuhan....
Berikut adalah konfigurasi tentang samba server di debian etch, terdapat banyak package debian yang digunakan untuk samba, tapi untuk toturial kali ini hanya akan membahas tentang package samba dan samba-client
Installasi Samba
#apt-get install samba samba-client
akan muncul beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan konfigurasi samba seperti workgroup dan dhcp server, jawab sesuai dengan jaringan anda.
Menyiapkan User dan DirectoryKita sediakan user dan directory yang akan digunakan untuk directory sharing dan otentikasi, Untuk membuat directory baru menggunakan perintah
#mkdir share
Untuk membuat user baru sekaligus membuat passwordnya menggunakan perintah
#useradd lala
#smbpasswd -a lala
Menkonfigurasi File Konfigurasi Samba
File utama konfigurasi samba terletak pada /etc/samba/smb.conf. Konfigurasi file sharing Anda dengan menambahkan :
#vim /etc/samba/smb.conf[SHARE]
path=/home/vanfier/share
browseable=yes
writeable=yes
valid users=lala
Test Konfigurasi
Untuk pengecekan Samba bisa menggunakan perintah berikut :
# testparm
Load smb config files from /etc/samba/smb.conf
Processing section “[homes]“
Processing section “[SHARE]“
Processing section “[printers]“
Processing section “[print$]“
Loaded services file OK.
Server role: ROLE_STANDALONE
Press enter to see a dump of your service definitions
Bila output Anda sama dengan diatas, maka konfigurasi Anda tidak terdapat error
Sekarang restart samba untuk mendapatkan effect konfigurasi yang telah anda buat
#/etc/init.d/samba restart
Untuk mengetahui lebih banyak tentang option konfigurasi samba, bisa dilihat dengan mengetikan
#man samba
Testing Samba
Untuk testing samba, dapat dilakukan pada terminal debian dengan menggunakan perintah berikut :
#smbclient -L //debianserver -U username
Untuk di windows bisa menggunakan perintah run
Semoga Bermanfaat....
Untuk membuat server DNS ini kita harus pastikan bahwa komputer kita bersistem operasi Linux Debian Versi Text dan telah memounting data dari cd ke 1 sampai ke 8. Langkah langkah pembuatannya adalah :
1. Masuklah pada root dan ketikkan passwordnya
2. Masuk pada cd / dengan mengetikkan cd /
3. Sebelum membuat DNS Server, pastikan PC anda telah terinstal bind9. Dengan cara :
- Masukkan cd Debian 4 lalu enter
- Kemudian tuliskan perintah install yaitu apt-get install bind9
- Dan tunggu prosesnya
4. Sebelum mengkonfigurasi bind lebih lanjut maka aturlah terlebih dahulu ipnya
melalui pico interfaces tapi sebelumnya masuklah dulu pada folder etc dan network
seperti cara pengaturan ip pada DHCP Server yang telah dijelaskan
5. Apabila ipnya telah diatur maka kemudian masuklah pada folder bind dengan
mengetikkan perintah cd etc/bind
6. Lalu Konfigurasi dengan cara masuklah pada file named dengan mengetikkan pico
named.conf
7. Kemudian carilah tulisan :
zone “127.in-addr.arpa”{
type master;
file “/etc/bind/db.127”;
};
Dan tambahkan dibawahnya :
Enter
zone “debian.com.”{ => di isikan alamat server kita misal denny.com.
type master;
file “/var/cache/bind/db.debian”;
};
zone “192.in-addr.arpa”{
type master;
file “/var/cache/bind/db.192”;
};
8. Kemudian save dengan menekan ctrl+x dan y
9. Lalu copy file db.127 dan db/local pada directory yang sama yaitu directory
/var/cache/bind dan kita ganti namanya menjadi :
db.127 => db.192
db.local => db.debian
dengan perintah cp db.127 /var/cache/bind/db.192 dan cp db.local /var/cache
/bind/db.debian
10. Kemudian masuk pada folder /var/cache/bind, untuk masuk ke dalam itu terlebih
dahulu kita ketikkan cd / baru kemudian kita tuliskan cd var/cache/bind
11. Cek apakah file yang di copy telah tersimpan, dengan menggunakan perintah ls
12. Lalu edit file db.debian seperti dibawah ini :
;
; bind data file for local loopback interface
;
$ TTL 604800
@ IN SOA denny.com.root.denny.com
1 ; serial
604800 ; refresh
86400 ; retry
2419200 ; expire
604800 ; negative cache TTL
;
@ IN NS denny.com
@ IN A 192.168.99.1
www IN A 192.168.99.1
Ubahlah tulisan tulisan yang berhuruf tebal sesuai dengan alamat dan ip pc kita
13. Kemudian edit juga db.192 seperti dibawah ini :
;
; bind data file for local loopback interface
;
$ TTL 604800
@ IN SOA denny.com.root.denny.com
1 ; serial
604800 ; refresh
86400 ; retry
2419200 ; expire
604800 ; negative cache TTL
;
@ IN NS denny.com
1.99.168 IN PTR denny.com
www IN PTR denny.com
Ubahlah tulisan tulisan yang berhuruf tebal sesuai dengan alamat dan ip pc kita
14. Kemudian restart dengan menggunakan perintah /etc/init.d/bind9 restart, apabila
tidak ada kata failed maka kita telah berhasil
15. Langkah selanjutnya adalah mengecek apakah DNS Server telah berhasil caranya :
- Sambungkan pada client misalnya client kita windows Xp
- Kemudian bukalah internet explore
- Klik Control Panel, pilih dan klik Network Connection
- Double klik pada Local area connection
- Pilih Properties, klik internet protokol (TCP/IP)
- Pada kotak dialog ip pilih use the following ip address dan isikan ipnya
- Pada kotak dialog DNS Server pilih use the following DNS Server addresses dan
isikan ip DNS Kita
16. Untuk mengecek apakah server kita telah berhasil atau belum maka ping ke server
dan ping lah alamat server kita misalnya denny.com, apabila berhasil maka DNS
Server yang kita buat telah berhasil.
Langkah - langkah mensetting:
A. menyiapkan hardware
1. Koneksikan kabel pada Ethernet yang ada pada computer anda ke port1 pada produk wireless
2. Persiapkan kabel yang ada pada produk ini, untuk dikoneksikan pada computer anda.
3. Pasanglah adaptor ke radio wireless kemudian hubungkan dengan stop kontak. Tunggu sampai lampu status menyala.
4. Reset radio wireless untuk memudahkan setting IP pada radio.
B. men-setting IP pada radio wireless.
1. Buka browser yang ada pada computer anda.
2. Matikan firewall dan proxy dari browser anda.
3. Tuliskan alamat http://192.168.123.254
4. Anda harus log-in sebagai administrator, oleh karena itu masukkan password admin pada kotak login.
5. Setelah itu anda dapat memulai untuk men-setting radio wireless ini.
6. Masukkan IP yang ada sudah ditetapkan oleh router. Disini router mengijinkan IP Address harus diatas 200, jadi kita akan pakai IP 192.168.10.201, sedangkan gateway yang digunakan adalah 192.168.10.1
7. Untuk men-setting IP masuk pada basic setting kemudian primary setup
8. Masukkan IP dan IP gateway yang telah ditetapkan pada Static IP Address setup.

IP Default dari Linksys 54 G adalah : 192.168.1.245
langkah-langkah untuk Konfigurasi Linksys adalah :
1. Koneksikan kabel Adapter ke lubang koneksi power Linksys 54 G lalu hubungkan ke listrik.
2. Hubungkan Linksys dengan PC menggunakan Kabel UTP.
3. Ubah Konfigurasi IP PC kita sesuai segmen dari IP default Linksys.
4. Buka alamat IP Default Linksys pada jendela Mozilla Firefox. (Password Default=admin)
5. Kemudian akan muncul jendela untuk menyetting Linksys,kemudian klik setup, dan isikan :
a. Device name
b. Pilih Static IP pada Configurasi type
c. Masukkan Alamat IP yang akan diikuti, disini menggunakan 192.168.10.xxx
d. Masukkan Subnetmask dan Gateway.
6. Klik pada AP mode, dan pilih Access Point(default)
7. Klik Menu Wireless. Kemudian :a. Pada Mode pilih Mixed
b. Pada Network Name (SSID) ketik nama (Terserah) misalnya TES
c. Pada Channel pilih channel yang free
7. Klik Menu Status Untuk melihat hasil konfigurasi yang anda buat.
8. Kemudian Reboot Linksys dan lepaskan kabel UTP dari PC ke Linksys.
9. Hubungkan Linksys dengan Switch dengan kabel UTP.
10. Ganti Konfigurasi PC sesuai konfigurasi Linksys yang kita buat tadi.
11. Aktifkan Network Connection Wireless dan klik "View Wireess Network"
12. Setelah muncul, klik nama Wireless yang kita setting tadi (TES), dan kita Connect-kan.
13. Dan jika konfigurasi yang kita lakukan benar, maka kita sudah dapat browsing Internet.
NB : Sebelum melakukan konfigurasi di atas, install dan aktifkan USB Wireless pada PC.
Langkah-Langkah Konfigurasi Radio Wireless Client Edimax
1. IP default untuk Radio Wireless Edimax : 192.168.2.1
2. Setting Konfigurasi IP LAN Card Komputer kita.
a. Click Start – Control Panel – Network Connections
b. Click Kanan pada Local Area Network pilih Properties
c. Muncul Dialog pilih tab General kemudian pilih Internet Protocol (TCP/IP)
click button Properties
d. Muncul dialog Internet Protocol (TCP/IP) Properties. Pilih Tab General
kemudian tandai tulisan Use the following IP Address. Kemudian isikan
dengan IP yang sejenis dengan IP radio Edimax. Tapi perlu diingat jangan
sama dengan IP radio. Misalnya IP Radio Edimax yang akan kita konfigurasi :
Bottom Properties 192.168.2.1, nach setting ip di LAN Card Komputer kita dengan 192.168.2.xx
(xx : selain 1. Contohnya : 2, 3, 4, 5, ....dst.).
e. Kemudian click Tombol OK.
3. Kemudian buka aplikasi browser Anda (Internet Explorer, Mozzila, Opera, dsb).
Disini kita contohkan menggunakan aplikasi Intenet Explorer. Kemudian ketik
http://192.168.2.1 pada kolom Address di Internet Explorer, lalu tekan enter.
4. Setelah itu akan muncul dialog Login default Radio Edimax. Pada User name
isikan admin dengan password 1234
Kolom Address5. Setelah itu akan masuk ke Menu Utama Setting Radio Wireless Edimax.
6. Click Tombol System, lalu click Password Settings. Kegunaan untuk merubah
settingan password radio Wireless Edimax yang defaultnya 1234.
Tombol Apply
Lalu rubah password radio. Lalu tekan tombol Apply. Setelah itu kita akan muncul
dialog login, kita diminta untuk memasukan password baru kita
7. Kemudian :
• Click tombol WAN – Static IP. Masukan IP Wan kita yang telah dibagi ke
masing-masing Client, lalu click enabled pada menu TTL. Selanjutnya baru
tekan tombol Apply.
Dialog Login
Kemudian muncul dialog tekan Apply sekali lagi. Kemudian tekan tombol OK.
Radio akan merestart dalam waktu 30 detik. Silahkan tunggu.
• Selanjutnya click DNS lalu isikan
Domain Name Server (DNS) Address : 202.134.0.155
Secondary DNS Address (optional) : 202.134.2.5
DNS Telkom
Apabila sudah selesai tekan tombol Apply. Kemudian muncul dialog tekan Apply
sekali lagi. Kemudian tekan tombol OK. Radio akan merestart dalam waktu 30
detik. Silahkan tunggu.
8. Langkah selanjutnya Masuk ke Konfigurasi LAN. Click tombol LAN kemudian
muncul konfigurasi LAN, masukan IP Radio yang telah berikan pada masing masing
client.
Apabila sudah selesai tekan tombol Apply. Kemudian muncul dialog tekan Apply
sekali lagi. Kemudian tekan tombol OK. Radio akan merestart dalam waktu 30
detik. Silahkan tunggu.
9. Kemudian kita masuk ke konfigurasi Wireless (Set Survey ke Radio Access
Point).
• Click tombol Wireless – Basic Settings. Kemudian samakan konfigurasi
seperti gambar dibawah ini. Kecuali untuk ESSID dan WLAN MAC.• Kemudian tekan tombol Select Site Survey
Akan muncul dialog Wireless Site Survey, kemudian pilih SSID Access Point
yang mau kita koneksikan. Kemudian tekan tombol Connect.
Apabila sudah selesai tekan tombol Apply. Kemudian muncul dialog tekan
Apply sekali lagi. Kemudian tekan tombol OK. Radio akan merestart dalam
waktu 30 detik. Silahkan tunggu.
• Langkah selanjutnya tekan tombol Security Settings (Langkah ini dilakukan
jika Radio Access Point menggunakan Encryption Keys). Samakan
konfigurasi seperti gambar di bawah ini.
Masukan Encryption Keys 1 sesuai dengan Encryption Keys yang telah
diberikan oleh administrator jaringan.
Apabila sudah selesai tekan tombol Apply. Kemudian muncul dialog tekan
Apply sekali lagi. Kemudian tekan tombol OK. Radio akan merestart dalam
waktu 30 detik. Silahkan tunggu.
Ctt : Encryption Keys merupakan Security Radio Access Point. Demi
keamanan suatu jaringan WAN sebaiknaya dirahasiakan.
10. Sampai disini selesai konfigurasi untuk Radio Wireless Edimax. Langkah
selanjutnya Close Internet Explorer.
Setting IP Komputer-Komputer LAN untuk koneksi ke Internet.
11. Masuk kembali ke konfigurasi LAN Card, langkah-langkah bisa dilihat pada point
2 diatas. Kemudian setting seperti gambar di bawah ini :
Lalu tekan tombol OK.
12. Buka Aplikasi Browser Internet Explorer lalu coba browsing ke internet misalnya:
http://www.yahoo.com atau http://www.google.co.id dan lain-lain.
Wireless AP (Access Point)
Setting wireless router menggunakan Level One WBR-5400 Dalam kemajuan teknologi yang sudah sangat berkembang ini, banyak cara untuk memperoleh informasi dari jaringan internet. Yang pertama adalah dengan cara setting LAN atau kabel jaringan, jaringan ini digunakan apabila kita berada dalam satu jangkauan. Namun ada cara yang lebih mudah yaitu dengan menggunakan setting wireless. Oleh karena itu, kami disini ingin memberikan sedikit informasi bagaimana men-setting wireless.
Disini kami menggunakan produk dari level one. •
Langkah menyiapkan hardware
1.Koneksikan kabel pada Ethernet yang ada pada computer anda ke port1 pada produk wireless ini
2.Persiapkan kabel yang ada pada produk ini, untuk dikoneksikan pada computer anda. 3.Pasanglah adaptor ke radio wireless kemudian hubungkan dengan stop kontak. Tunggu sampai lampu status menyala.
4.Reset radio wireless untuk memudahkan setting IP pada radio.
•Langkah – langkah men-setting IP pada radio wireless.
1.Buka browser yang ada pada computer anda.
2.Matikan firewall dan proxy dari browser anda.
3.Tuliskan alamat http://192.168.123.254
4.Anda harus log-in sebagai administrator, oleh karena itu masukkan password admin pada kotak login. Apabila anda sudah login sebagai administrator
5.Setelah itu anda dapat memulai untuk men-setting radio wireless ini.
6.Masukkan IP yang ada sudah ditetapkan oleh router.
7.Untuk men-setting IP masuk pada basic setting kemudian primary setup
8.Masukkan IP dan IP gateway yang telah ditetapkan pada Static IP Address setup
9.Setelah IP Adrress di masukkan save kemudian reboot lagi setting-an
Disini router mengijinkan IP Address harus diatas 200, jadi kita akan pakai IP 192.168.10.201, sedangkan gateway yang digunakan adalah 192.168.10.1
•setting wireless untuk AP (Access Point)
1.Untuk men-setting Wireless masuk pada basic setting kemudian wireless
2.ganti Channel AP dengan yang ingin digunakan, disini dalam pemilihan channel harus beda dengan client yang lain
3.beri nama untuk AP, misalnya kelompok3
4.setelah selesai save dan reboot konfigurasi yang telah dilakukan. sekarang anda sudah bisa mencoba dengan menggunakan usb wireless apakah setting yang telah dilakukan telah berhasil atau tidak.
Konsep subnetting IP Address untuk Efisiensi Internet
Jumlah IP address sangat terbatas, apalagi jika harus memberikan alamat semua host di Internet. Oleh karena itu, perlu dilakukan efisiensi dalam penggunaan IP address supaya dapat mengalamati semaksimal mungkin host yang ada dalam satu jaringan. Konsep subnetting dari IP address merupakan teknik yang umum digunakan di Internet untuk mengefisiensikan alokasi IP address. Routing dan konsekuensi logis lainnya akan terjadi dengan lebih efisien dengan metoda subnetting yang baik.
Untuk beberapa alasan yang menyangkut efisiensi IP address, mengatasi masalah topologi network dan organisasi, network administrator biasanya melakukan subnetting. Esensi dari subnetting adalah “memindahkan” garis pemisah antara network dan bagian host dari suatu IP Address. Beberapa bit dari baigan host dialokasikan menjadi bit tambahan pada bagian network. Address satu network menurut baku dipecah menjadi beberapa subnetwork. Cara ini menciptkan sejumlah network tambahan dengan mengurangi jumlah maksimum host yang ada dalam tiap network tersebut.
Tujuan lain dari subnetting yang tidak kalah penting adalah untuk mengurangi tingkat congesti dalam suatu network. Perhatikan pengertian satu network secara logika adalah host-host yang tersambung pada suatu jaringan fisik. Misalkan pada suatu LAN dengan topologi bus, maka anggota suatu network secara logika haruslah host yang tersambung pada bus tersebut. Jika menggunakan hub pada topologi star, maka keseluruhan network adalah semua host yang terhubung dalam hub yang sama.
Pemberian subnet ini dilakukan pada saat mengkonfigurasi interface yang menghubungkan router / host ke jaringan. Perintah yang digunakan akan beragam sekali tergantung pada jenis komputer / sistem operasi / router yang digunakan.
Jika subnet telah diset dengan baik, selanjutnya kita tinggal menjalankan protocol routing yang ada di TCP / IP untuk dapat menjalankan jaringan dengan routing yang otomatis. Beberapa routing protocol terdapat di jaringan TCP / IP seperti RIP (Routing Information Protokol) pada autonomous sistem.
Jika IP address untuk seluruh LAN yang terintegrasi telah didesain dengan benar dan routing protocol dijalankan dengan baik maka yang akan terjadi adalah dynamic routing dimana jaringan dapat secara otomatis mengkonfigurasi routing dan topologinya sendiri secara otomatis. Artinya jika ada jaringan / host baru yang masuk ke dalam jaringan kita secara otomatis jaringan akan dapat mengidentifikasi dan melakukan routing ke host / network tersebut. Konsep-konsep routing secara otomatis baru dapat jalan dengan lancer jika kita memahami secara betul-betul konsep subnetting.
Address Khusus
Selain address yang dipergunakan untuk pengenal host, ada beberapa jenis address yang digunakan untuk keperluan khusus dan tidak boleh digunakan untuk pengenal host. Address tersebut adalah :
•Network Address
•Broadcast Address
•Netmask
Network Address : Address ini digunkan untuk mengenali suatu network pada jaringan internet. Misalkan untuk host dengan IP Address kelas B 167.205.0.0 Address ini didapat dengan membuat seluruh bit host pada 2 segmen terakhir menjadi 0. Tujuannya adalah untuk menyederhanakan informasi routing pada internet. Router cukup melihat network address (167.205) untuk menentukan kemana paket itu tersebut harus dikirimkan. Contoh untuk kelas C, network address untuk IP address 202.152.1.250 adalah 202.152.1.0. analogi yang baik untuk menjelaskan fungsi network address ini adalah dalam pengolahan surat pada kantor pos. petugas penyortir surat pada kantor pos cukup melihat kota tujuan pada alamat surat(tidak perlu membaca seluruh alamat ) untuk menentukan jalur mana yang akan ditempuh surat tersebut. Pekerjaan “routing” surat-surat menjadi lebih cepat. Demikian juga halnya dengan router di internet pada saat melakukan routing atas paket-paket data.
Broadcast Address : Address ini digunakan untuk menerima atau mengirim informasi yang harus diketahui oleh seluruh host yang ada pada suatu network. Seperti diketahui , setiap paket IP memiliki headeralamat tujuan berupa IP address dari host yang akan dituju oleh paket tersebut. Dengan adanya alamat ini maka hanya host tujuan yang memproses paket tersebut, sedangkan host lain akan mengabaikannya. Bagaimana jika suatu host ingin mengirim paket kepada seluruh host yang ada pada networknya? Tidak efisien jika ia harus membuat replica paket sebanyak jumlah host tujuan. Pemakaian bandwidth akan meningkat dan beban kerja host pengirim bertambah, padahal isi paket-paket tersebut sama. Oleh karena itu dibuat konsep broadcast address. Host cukup mengirim alamat broadcast, maka seluruh host yang ada pada network itu akan menerima paket tersebut. Konsekuensinya seluruh host pada network yang sama harus memiliki address broadcast yang sama dan address tersebut tidak boleh digunkan sebagai IP address untuk host tertentu.
mengerti bagaimana jaringan komputer bekerja. Untuk mempermudah pemeliharaan serta
meningkatkan kompabilitas antar berbagai pihak yang mungkin terlibat, jaringan komputer terbagi atas
beberapa lapisan yang saling independen satu dengan yang lainnya. Menurut standard ISO/OSI,
lapisan-lapisan dan tugas yang dimilikinya adalah :
• Layer 1 - Physical
Layer (lapisan) ini berhubungan dengan kabel dan media fisik lainnya yang menghubungkan
satu peralatan jaringan komputer dengan peralatan jaringan komputer lainnya. Lapisan ini juga
berhubungan dengan sinyal-sinyal listrik, sinar maupun gelombang radio yang digunakan untuk
mengirimkan data. Pada lapisan ini juga dijelaskan mengenai jarak terjauh yang mungkin
digunakan oleh sebuah media fisik. Pada lapisan ini juga diantur bagaimana cara melakukan
collision control.
• Layer 2 - Data Link
Pada sisi pengirim, lapisan ini mengatur bagaimana data yang akan dikirimkan diubah menjadi
deretan angka '1' dan '0' dan mengirimkannya ke media fisik. Sedangkan pada sisi penerima,
lapisan ini akan merubah deretan angka '1' dan '0' yang diterima dari media fisik menjadi data
yang lebih berarti. Pada lapisan ini juga diatur bagaimana kesalahan-kesalahan yang mungkin
terjadi ketika transmisi data diperlakukan.
Lapisan ini terbagi atas dua bagian, yaitu Media Access Control (MAC) yang mengatur
bagaimana sebuah peralatan dapat memiliki akses untuk mengirimkan data dan Logical Link
Control (LLC) yang bertanggung jawab atas sinkronisasi frame, flow control dan pemeriksaan
error. Pada MAC terdapat metode-metode yang digunakan untuk menentukan siapa yang
berhak untuk melakukan pengiriman data. Pada dasarnya metode-metode itu dapat bersifat
terdistribusi (contoh: CSMA/CD atau CSMA/CA) dan bersifat terpusat (contoh: token ring).
Secara keseluruhan, lapisan Data Link bertanggung jawab terhadap koneksi dari satu node ke
node berikutnya dalam komunikasi data.
• Layer 3 - Network
Lapisan Network bertanggung jawab terhadap koneksi dari pengirim sampai dengan penerima.
Lapisan ini akan menterjemahkan alamat lojik sebuah host menjadi sebuah alamat fisik. Lapisan
ini juga bertanggung jawab untuk mengatur rute yang akan dilalui sebuah paket yang dikirim
agar dapat sampai pada tujuan. Jika dibutuhkan penentuan jalur yang akan dilalui sebuah paket,
maka sebuah router akan menentukan jalur 'terbaik' yang akan dilalui paket tersebut. Pemilihan
jalur atau rute ini dapat ditentukan secara statik maupun secara dinamis.
• Layer 4 - Transport
Lapisan ini bertanggung jawab untuk menyediakan koneksi yang bebas dari gangguan. Ada dua
jenis komunikasi data jaringan komputer, yaitu Connection Oriented dan Connectionless. Pada
jenis komunikasi Connection Oriented data dipastikan sampai tanpa ada gangguan sedikitpun
juga. Apabila ada gangguan, maka data akan dikirimkan kembali. Sedangkan jenis komunikasi
Connectionless, tidak ada mekanisme untuk memastikan apabila data yang dikirim telah
diterima dengan baik oleh penerima.
Biasanya lapisan ini mengubah layanan yang sangat sederhana dari lapisan Network menjadi
sebuah layanan yang lebih lengkap bagi lapisan diatasnya. Misalnya, pada layer ini disediakan
fungsi kontrol transmisi yang tidak dimiliki oleh lapisan di bawahnya.
• Layer 5 - Session
Lapisan ini bertanggung jawab untuk membangun, memelihara dan memutuskan koneksi antar
aplikasi. Pada kenyataannya lapisan ini sering digabung dengan Application Layer.
• Layer 6 - Presentation
Agar berbagai aplikasi jaringan komputer yang ada di dunia dapat saling terhubung, seluruh
aplikasi tersebut harus mempergunakan format data yang sama. Lapisan ini bertanggung jawab
atas bentuk format data yang akan digunakan dalam melakukan komunikasi. Pada kenyataannya
lapisan ini sering pula digabung dengan Application Layer.
• Layer 7 - Application
Lapisan ini adalah di mana interaksi dengan pengguna dilakukan. Pada lapisan inilah semua
jenis program jaringan komputer seperti browser dan email client berjalan.
Pada implementasinya, lapisan jaringan komputer berdasarkan ISO/OSI tidak digunakan karena terlalu
kompleks dan ada banyak duplikasi tugas dari setiap lapisan. Lapisan OSI/ISO digunakan hanya
sebagai referensi. Lapisan jaringan komputer yang banyak digunakan adalah lapisan TCP/IP yang
terdiri atas empat lapisan yaitu :
• Link (Lapisan OSI 1 dan 2)
Contoh dari lapisan ini adalah Ethernet, Wi-Fi dan MPLS. Implementasi untuk lapisan ini
biasanya terletak pada device driver ataupun chipset firmware.
• Internetwork (Lapisan OSI 3)
Seperti halnya rancangan awal pada lapisan network (lapisan OSI 3), lapisan ini bertanggungjawab
atas sampainya sebuah paket ke tujuan melalui sebuah kelompok jaringan komputer.
Lapisan Internetwork pada TCP/IP memiliki tugas tambahan yaitu mengatur bagaimana sebuah
paket akan sampai tujuan melalui beberapa kelompok jaringan komputer apabila dibutuhkan.
• Transport (Lapisan OSI 4 dan 5)
Contoh dari lapisan ini adalah TCP, UDP dan RTP
• Applications (Lapisan OSI 5 sampai dengan 7)
Contoh dari lapisan ini adalah HTTP, FTP dan DNS.
Oleh sebab setiap lapisan memiliki tugas yang independen dari lapisan-lapisan lainnya, maka
transparansi data akan terjamin. Sebagai contoh, semua jenis browser internet akan tetap digunakan,
sekalipun media fisik yang digunakan berubah dari kabel tembaga menjadi sinyal radio misalnya.
A. PERINTAH UNTUK MENGETAHUI INFORMASI SISTEM/PROSES Dibawah ini adalah perintah untuk mengetahui informasi sistem yang sedang berjalan uname -a, s, n, r, v, m, p ,i ,o untuk mengetahui informasi sistem,termasuk release kernel, jenis prosessor, dll du -a, b disk used,menampilkan estimasi kegunaan ruang disk yang terpakai df disk free, menampilkan kapasitas disk terpakai, dan trik untuk melihat partisi/device yang termount, contoh: kita ingin mengetahui apakah flashdisk kita sudah termount atau belum free untuk mengetahui pemakaian memori (RAM dan Swap), di sistem Linux pstree top menampilkan proses yang sedang berjalan secara realtime (kontinue) ps -A, aux proses, menampilkan proses yang berjalan pada waktu kita ketikkan perintah ini kill
menghentikan proses yang sedang berjalan, nomor id_proses dapat dilihat dengan perintah top atau ps -A atau ps -aux
w, who
menampilkan users yang sedang login di system kita
pwd
print working directory, menampilkan di direktori mana posisi kita sekarang
date
menampilkan hari, tanggal, waktu sekarang
kernelversion
untuk mengetahui versi kernel sistem kita sekarang.
cfdisk -l
untuk mengetahui partisi Hard disk/media penyimpanan dalam komputer, termasuk flashdisk.
Konfigurasi sistem
dibawah ini merupakan konfigurasi yang sering dilakukan:
/etc/fstab atau mtab
Semua partisi dan device di script ini akan dimount secara otomatis oleh sistem ketika booting.
/etc/passwd
semua data user, password, group, id user, nama user, home user, dan shell user berada disini
/etc/shadow
password user terenskripsi, expire date user, dan proses authentifikasi password user akan dicocokkan disini
/etc/X11/xorg.conf atau XF86config
konfigurasi tentang tampilan GUI(graphic user interface), termasuk konfigurasi keyboard, mouse, monitor, resolusi monitor, dan vga berada disini
/etc/rc.d/
ketika booting sistem akan mengecek hak akses dan menjalankan semua services yang ada di dalam direktori ini. (-rwxr-xr-x)
B. TEKS EDITOR
Teks editor merupakan tool bantu untuk membuat dan mengedit file konfigurasi/program. Terdapat bermacam-macam teks editor di Linux seperti vi, vim, joe, kate, ex, kwrite, ed, kedit, mc dengan berbagai kelebihan masing-masing, tetapi disini kita membahas tentang teks editor vi yang merupakan teks editor standar *NIX/Linux.
Modus dalam teks editor
Modus vi ada 2 macam, yang dapat dilihat di pojok bawah sebelah kanan:
- mode command (perintah)
mode ini digunakan untuk memberikan perintah seperti simpan, hapus, keluar dll
untuk masuk di mode ini kita tekan esc
- mode insert (masukan)
digunakan untuk menulis atau mengedit teks
untuk masuk di mode ini tekan insert atau i
Membuat file baru
untuk membuat file baru kita ketikkan vi dan diikuti nama file yang hendak kita buat.
vi haloksl.cpp, vi catatan.txt, vi ngoprex
maka kita masuk pada modus command, kita tekan insert atau i untuk masuk ke mode insert, disini kita bisa menulis file/program, misalnya dengan memakai bahasa c, c++, java, phyton, maupun surat cinta he..he..
Mengedit file
untuk mengedit file/program yang telah ada kita tinggal mengetikkan vi diikuti nama file yang hendak kita edit
vi /etc/lilo.conf, vi renungan, vi haloksl.py
Menyimpan dan Keluar dari teks editor
Untuk menyimpan dan keluar dari teks editor kita masuk ke mode command dengan menekan Esc, dan diikuti :wq atau shift+z z dibawah ini merupakan perintah yang sering digunakan dalam modus command:
:w untuk menyimpan (save)
:q untuk keluar (quit)
:q! untuk keluar tanpa menyimpan
x untuk mendelete teks di bawah kursor dalam modus command
C. INSTALASI PAKET/SOFTWARE
Instalasi Paket/Software di Linux ada dua macam:
1. dari Source (sumber asal/tarball yang telah di kompres)
2. dalam bentuk paket manager (sudah dalam bentuk binari)
1. Source
Syarat utama untuk menginstall Software dari source adalah harus ada compiler GCC (biasanya sudah terinstall ketika menginstall distro Linux)
1. Langkah pertama kita mengekstrak file tersebut, biasakan di direktori /usr/local atau /opt:
cd /usr/local (masuk ke direktori /usr/local)
tar -zxvf xmms-1.2.tar.gz (jika dalam bentuk compress .tar.gz)
tar -zjvf xmms-1.2.tar.bz2 (jika dalam bentuk compress .tar.bz2)
maka akan terdapat direktori baru bernama xmms-1.2
2. Langkah selanjutnya adalah mengkonfigurasi software tersebut dengan sistem Linux kita
cd xmms-1.2 masuk ke direktori xmms-1.2 yang telah kita ekstrak
./configure mengkonfigurasi xmms-1.2
3. Selanjutnya kita kompile software tersebut dengan kompiler GCC untuk dijadikan file binary
make
4. Langkah terakhir kita install file binary tersebut di dalam sistem
make install
2. Paket Manager
Paket manager adalah tool bantu untuk mempermudah dalam menginstall software di Linux, karena sudah dalam bentuk file binary, contohnya Slakware dengan *.tgz, Debian dengan *.deb, dan Redhat dengan *.rpm (Redhat Paket Manager) yang bisa juga digunakan untuk turunannya (mandrake, fedora, lorma, dll)
Instalasi
beberapa RPM sudah mendukung instalasi "klik icon" seperti di Windows, tetapi kurang puas kalau tidak pakai konsol ;-), untuk instalasi di konsole dengan cara:
rpm -ivh ymessenger-1.4.rpm (ciri rpm adalah berekstensi .rpm)
Menghapus (uninstall)
rpm -e ymessenger
Mencari suatu paket apakah sudah diinstall di sistem
rpm -qa|grep ymessenger
nb: i install
e remove (uninstall)
q query
Sedangkan untuk Paket Manager versi Slakware dan turunannya (dalam bentuk *.tgz) dapat menggunakan tool bantu berupa pkgtool, dengan mengetikkan:
pkgtool
maka akan tampil menu fasilitas diantaranya untuk penginstalan paket.
Converting Paket Manager
File dalam bentuk suatu Paket Manager dapat kita convert kedalam paket manager yang lainnya, dengan:
rpm ke tgz -> alien –to-tgz namafile.rpm
atau alien -t namafile.rpm
rpm ke deb -> alien –to-deb namafile.rpm atau alien -d namafile.rpm
deb ke rpm -> alien –to-rpm namafile.deb atau alien -r namafile.rpm
D. BOOTLOADER
Ketika komputer dinyalakan, maka head hardisk akan menunjuk ke piringan paling luar untuk menentukan partisi mana yang akan di load, tempat ini dinamakan BMR (master boot record), bootloader adalah script kecil yang ditulis untuk menentukan tujuan booting, boot loader ini bisa ditulis di MBR, awal partisi, disket, cdroom, untuk lebih simpelnya kita menulis bootloader ini di MBR. Sedangkan macam-macam boot loader bawaan Linux yaitu:
1. lilo (Linux Loader)
konfigurasi lilo bisa diedit menggunakan teks editor di /etc/lilo.conf, secara global terdiri dari
boot=/dev/hda #menunjukkan di hardisk Primary Master
prompt #mengawali prompt perintah
timeout=50 #batas waktu untuk memilih lilo (5 detik)
vga=normal #memakai frame buffer atau tidak(normal)
######comment: boot untuk linux slakware ku
image=/boot/vmlinuz #kernel image berada di /boot/vmlinuz
root=/dev/hda5 #menentukan root sistem yang akan di load
label=slacky #judul pilihan yang akan muncul di lilo
read-only #
######jika menginstall lebih dari satu Linux tambahkan script dibawah ini
image=/boot/vmlinuz #idem
root=/dev/hda7 #idem
label=redhat ku #idem
initrd=/boot/initrd.img #initial ramdisk
read-only #idem
#jika ada OS windows
other=/dev/hda1 #tempat win pasti di partisi pertama
label=windows_original #judul pilihan yang akan muncul di lilo
table=/dev/hda
warning: jika mengadakan perubahan di /etc/lilo.conf, disave dan keluar dari teks editor, lalu ketik lilo untuk menuliskan script tadi di bootloader.
2. grub
cara mengedit grub bisa mengetikkan grub di konsol, maka akan ada tampilan:
grub> (ketikkan script disini, ok)
grub>(hd 0,4)/boot/vmlinuz root=dev/hdb5 vga=0x317 splash=verbose resume=/dev/hda4
(hd 0,4) merupakan hardisk pertama di partisi ke 5 (dihitung dari 0)
spash menentukan tampilan booting apakah silent atau verbose(proses yang terjadi ditampilkan)
vga=0x317 pilihanmenggunakan buffer vga atau tidak menggunakan buffer vga (normal)
warning: jika mengadakan perubahan di grub, lalu ketik grub-install di konsole untuk menuliskan script tadi di boot loader.

